Thursday, August 28, 2014

lar bango , pedang purwa carita

Kondisi masih terlihat jelas kruwingannya, panjang bilah 59 cm , warangka kayu eben dengan variasi perak ukir., dhanganan paksi bango.
lar bango

Monday, August 25, 2014

wedhung purwa carita

bentuk mirip dengan blakas dan wedhung jaman sesudahnya yang membedakan adalah pamor keleng dan olah brajanya.
wedhung keleng

Saturday, August 23, 2014

kudhi budha

Tangguh purwa carita kelengan dengan bilah yang nampak sesetan masa dan tekstur unthuk cacing.
kudhi keleng

Friday, August 22, 2014

Keris Jalak

tampak depan

tampak belakang













Untuk membedakan sisi bilah dari keris ini hendaklah melihat bagian gandhik dan kepet ganja. Merupakan keris temuan dari Kali Brantas dan tidak berpamor (keleng). Diperkirakan jaman Kahuripan berdhapur jalak
dilengkapi dengan sogokan rangkap, tikel alis, sraweyan ada-ada ,dan gula milir . Dikemas dengan warangka sandhang walikat dan dhedher cirebonan dari kayu dewandaru.

Wednesday, August 13, 2014

Saptawarna Keris Majapahit

profile



Keris Majapahit ini berdhapur tilam upih dengan ricikan tikel alis dan pejetan. Pamor yang ada bertumpuk tujuh terdiri dari adeg , tambal , ikas , dan wengkon.
Ditampilkan dengan dengan warangka gayaman Ngayogyakarta dengan dhedher gading ayam atika yang kadhang diganti dengan dhedher tunggak semi pelet kendhit gondhang asih.

Monday, August 11, 2014

Kupu Tarung apa batu lapak kembar ?

tampak samping 2
tampang samping 1


tampilan lengkap
detail batu lapak
Keris dhapur tilam upih ini diperkirakan tangguh Pasundan dengan pamor uler lulut dan batu lapak kembae ( kupu tarung ) di bagian sor-soran. Dilengkapi dengan warangka gayaman Surakarta dari kayu awar-awar pelet kendhit.

Sunday, August 10, 2014

Dholog Keris Singasari





tampilan lengkap
ligan a
ligan b

bandingan

Keris luk lima ini memiliki bentuk bhirawa (gagah) dengan ricikan gandhik polos, pejetan tikel alis, sogokan rangkap, greneng dan sraweyan, diperkirakan dibuat pada masa kejayaan Singasari. Keris ini dilengkapi dengan dhedher kayu tayuman, mendhak perak dan warangka gayaman Surakarta dari kayu cendana wangi. Penerapan pamor hampir sama dengan keris Pulanggeni.