Saturday, March 24, 2012

cerita 9 , ganja

Ganja ... Yang Dilarang dan Tidak



Sebul leyeh - leyeh di lincak pekarangan yang ada pohon matoa yang brindhil daunnya dimakan uler srengenge. Sepoi angin membawa harumnya dedaunan kering yang digelar di kertas koran, hmm... melegakan hati. Satu dua isapan rokok lintingan dia nikmati , kebul ... kebul ... dan kebul. Tiba – tiba datang Palet, seperti biasa muka suntrut menyertainya, tanpa basa basi nyelonong masuk pekarangan dengan membawa sejuta rasa bingung.

 Sebul :
Oo ... Kang Palet ,  mari duduk sini kita omong – omong kosong ! ini lho menikmati lintingan sendiri .

Palet :
Ngawur kamu , siang begini nglinting di pekarangan, ganja sebanyak itu digelar terbuka tanpa tedeng aling – aling. Ditangkap polisi baru tahu rasa !

 Sebul :
Ngawur, ini bukan ganja yang aku linting mbako Srinthil Boyolali yang di jemur itu teh yang kewutahan wedang. Makanya aku leyeh leyeh di sini sambil nunggu teh itu kering lagi makanya aku suruh Kakang mampir biar ikut menikmati teh Tambi ini ! Kelihatannya sudah kering , biar disedu istriku dulu dan mari kita nikmati.

Palet :
Wah, maaf telah berprasangka buruk, ini lho aku dari counter tosan aji di pasar, eh ada macam - macam bentuk ganja ya ada yang aku beli untuk ngganti yang sudah prothol.

Sebul :
Wah bagus itu ! Mari Kang kita lihat satu persatu ! Nah ini yang namanya Ganja kelap lintah , bentuknya melengkung bagian kepet dan cocornya, lucu seperti posisi lintah berenang , yang ini wilud seperti kelap lintah tapi kepetnya tidak nyunthang gelung ke atas tetapi searah dengan cocornya. Sedangkan yang badannya bila dilihat dari bentuk atasnya dlujur lurus ini namanya bathok mengkureb , dan yang ujungnya agak menjuntai ke bawah namanya sebitrontal.

Palet :
Ntar dulu , yang disebut cocor itu bagian yang depan ? dilengkukan belakang kepala ini disebut gulu melet , trus yang paling gendut namanya wetengan dan bagian belakangnya adalah sebitron dan kepet.


Sebul :
Naaah pinter ! sekarang perhatikan bentuk kepetnya ada dua macam yakni yang papak mbuntut urang, dan yang lancip nguceng mati, demikian juga cocornya dibedakan dengan menter, woh mlinjo dan lancip.

Palet :
Lha gulu meletnya kok ada yang landhung panjang dan ada yang sengkek pendek ?

Sebul :
Biasanya bentuk ganja masing – masing menjadi ciri tangguh tertentu atau Mpu tertentu. Contohnya bentuk ganja yang mbuweng dengan bagian bawah yang oval tidak tajam, dann terlihat bagaian bawah lebih tebal dari pada atasnya kebanyakan terdapat pada tangguh Singasari. Sedangkan tangguh Pasundan sepuh akan menampilkan ganja yang lebih tinggi.

Palet :
Kalau menurut tampilan pamor pada ganja apa yang bisa dibedakan ?

Sebul :
Yang berlapis memanjang sepanjang ganja disebut ganja maskumambang , bila pamornya melintang dinamakan ganja sampir, sedangkan bila pamor tersebut memenuhi disebut ganja sekar, dari tampilan pamor pada ganja ini orang dapat memperkirakan jenis pamor yang ada pada bilah keris.

Palet :
Lha ini kok nggak ada apa apanya ? dan satu keris di rumahku kok ganjanya langsung dari bilahnya ?

Sebul :
Itu ganja wulung , sengaja dibuat dari besi luluhan tanpa pamor , biasanya dibuat untuk melengkapi keris yang ganjanya hilang atau karena ganjanya dibuat bahan keris putran pusaka tertentu. Sedangkan ganja yang dibuat berikut bilahnya dinamakan ganja asihan ada yang menyebut ganja iras.

Palet :
Wah klo begitu tidak perlu aku lepas, pantesan nggak bisa ! Wis ya Dhi aku tak bali , trims teh hitamnya.

Kasihan Kang Palet , jalannya tertatih – tatih, beban keluarganya banyak, urusan pelestarian tosan aji masih saja dicampuir dengan dapur, yang seringkali keblondrok diakali orang, demikian kira kira dalam benak Sebul , yang mulai nglekar sambil bul ... ssssb.... bul ....  ssssb .. bul .

 oo0oo

Ganja
Ganja wilut
ganja wuwung
Ganja dan pesi
Gabja Kinatah